Manusia Mengenal Dirinya. Mengenal Tuhan, manusia terlebih harus mengenal dirinya sebab manusia pada hakikatnya mempunyai kemiripan dengan Tuhannya. Hal ini sebagaimana dikutip dalam buku Palgunadi T. Setiyawan "Daun Berserakan" yang disandurnya dariAl-Ghazali dalam bukunya yang terkenal "Kimia Kebahagian" Nabi SAW bersabda : "Allah Tuhan dengan sifat dan kharakeristik manusia. "Mata Tuhan ada pada orang yang benar" (34:15). Di sini digambarkan kesamaan antara mata manusia dan mata Tuhan. Sama seperti mata yang memandang sesuatu dengan ketertarikan yang tinggi. Tuhanpun akan memperhatikan orang yang dikasihinya. Dalam perkataan "mata Tuhan ada di segala tempat" bukan berarti Allah mempunyai banyak sekali mata. Namun, segala hal terlihat oleh-Nya dan tidak dapat disembunyikan dari hadapan-Nya. Allah mengawasi perbuatan dan perkataan tiap-tiap orang. Dan Tuhan kita bahkan mengetahui pikiran kita. Daud pernah berkata didalam kitab. Mazmur 139:1-4 Salam Damai Sejahtera, selamat pagi. Titus 2:7 (TB) dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu, Alkitab dengan sangat jelas menunjukkan bahwa umat NYA diminta untuk tampil menjadi teladan-teladan dalam banyak hal mulai dari perbuatan baik hingga iman. Tuhan memberi, Tuhan pula yang mengambil. Selamat jalan ke surga Bapa saudaraku. Segala teladan iman Kristiani akan selalu kami wariskan ke anak-anak cucu kita kelak. Surga punya tempat terindah untukmu. Seperti Mazmur 116:15: 'Berharga di mata Tuhan kematian semua orang yang dikasihiNya'. Ketahuilah bahwa kepergianmu pun, begitu berharga di RW6Tz.

mata tuhan ada disegala tempat